Kamis, 13 Oktober 2011

Snow Fairy chapter 1

Gagal itu tidak enak bukan?

Siapa yang ingin gagal? Apakah ada manusia yang ingin gagal didunia ini? Entahlah. Yang jelas GAGAL itu menyakitkan!!!

*****

Disini dia berada. Disebuah lantai paling atas di sekolah memandang kebawah -melihat murid-murid berlalu-lalang dengan mata kosong. Kakinya diayunkan kedepan dan kebelakang secara bergantian, dan kedua tangan berdiri tegak dimasing-masing sisi menjadi tumpuan orang itu.

Shi Megami, perempuan, pelajar kelas dua SMU, 16 tahun. Ulangan Kimia mendapat nilai B.

Menghela nafas, dia mencoba menenangkan diri. Kali ini matanya tertuju kepada secarik kertas yang cukup kusut.
"Ulangan kali ini nilaiku jelek..." desahnya, kemudian meremas kertas itu sampai benar-benar kusut dan membuang kertas itu kebelakangnya.

PLUK

"Dai?" panggil perempuan itu ketika menyadari suara telapak seseorang.

"Dapat nilai jelek eh, Shi?" tanya seseorang yang membuka kertas tersebut. Perempuan itu mengalihkan pandangannya menuju orang itu.

"Hm." hanya itu yang keluar dari bibirnya, kemudian membalikkan badannya dan melanjutkan kegiatannya yang sebelumnya.

"Guru Kimia kita memang gitu... dia pelit kalau soal nilai," katanya, kemudian duduk disampinng perempuan itu. Shi yang terkejut langsung saja menjauh, "Apa-apaan kau duduk disitu?"

"Gezz, ya duduklah! Masa jongkok?" tanya Dai kemudian memposisikan dirinya se-PW mungkin (mulai humornya nih ==) sementara Shi hanya diam menunduk.

"Hey, ini hanya ujian bulanan saja... bukan mid semester..." katanya mengusap kepala Shi dan dibalas tatapan sangar oleh Shi.

'Enaknya jadi orang yang tidak banyak pikiran sepertimu," cibir Shi. Dai hanya tertawa hambar. "Dibawa enjoy aja, lagian bukan cuma Shi aja yang dapat nilai B kan?" ucap Dai.

"Hm." lagi-lagi dia mengatakan hal itu. Dai mengeluarkan sebuah head-phone dan memasangkannya ke telinga Shi.

"Apaan ini?" tanya Shi to the point. Dai berdiri kemudian tersenyum hambar.

"Lagunya bagus. Dengerin aja sampai puas," katanya menunduk, dan mengacak rambut Shi dan hendak pergi dari tempat itu.

"Hei, DAI!!!" pangil Shi. Dai menoleh kebelakang.

"Makasih," katanya datar kemudian membalikkan badannya. "Sudah pergi sanah." tambahnya. Dai hanya tersenyum menggeleng kemudian pergi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sabtu, 08 Oktober 2011

Preposition of Place


Preposition of place (kata depan yang menunjuk tempat)


Preposisi menunjukkan hubungan antara dua benda atau lebih. Sebagai contoh: “The lamp is on the table” mengandung preposisi “on“. Kata ini menunjukkan hubungan ruang antara lampu dan meja.
Preposisi tempat yang paling umum adalah: in, on, under, next to, in front of, behind, at.
Perhatikan gambar-gambar berikut untuk mempelajari pemakaian preposisi tempat:


in, on, under, in front of, dan behind jelas terlihat. Contoh-contoh kalimatnya adalah:

- The dog is in the box
- The cat is under the table
- Tjhe man is next to the building


Akan tetapi at merupakan konsep yang lebih abstrak - preposisi ini digunakan untuk menunjuk pada sebuah titik dalam ruang, biasanya sebuah titik pada sebuah garis. Lihat berikut untuk penjelasan yang lebih rinci.

In, On, At

In digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang mengelilingi atau melingkupi kita. Contoh:
- I sleep in my bedroom.
- The desk in the room.


In  juga digunakan untuk area-area geografis seperti kota dan negara, misalnya: “I live in London” atau “I live in England”.

On digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang ada di atas sebuah permukaan. Misalnya:
  • I sleep on my bed.
  • The paper is on the desk.
On juga digunakan untuk nama-nama jalan, misalnya: “I live on Orchard Roard”.

At digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang berada pada sebuah titik tertentu, seringkali sebagai bagian dari sebuah garis. Sebagai contoh:
- He is at the bus stop.
Bus stop (penghentian bus) merupakan sebuah titik dalam sebuah garis yang terdiri dari beberapa penghentian bus.
- John is at the bank.
John berada pada tempat atau titik tertentu, yakni di bank. Bank merupakan bagian dari perjalanannya dan juga bagian dari sebuah jalan, yang mana keduanya bisa dianggap sebagai garis.

At  juga digunakan untuk alamat-alamat lengkap, contoh: “I live at 22 Orchard Road, London, England.
Bagaimana sebenarnya kita dapat memastikan kapan menggunakan in, on atau at? Ini tergantung pada perspektif pembicara, dan apa yang dianggap berterima dalam Bahasa Inggris. Ini merupakan pertanyaan yang ditemui oleh setiap orang yang mempelajari bahasa Inggris dan mereka tidak dapat menjawab sepenuhnya melalui hafalan atau aturan yang ada. Semakin banyak anda mempelajari bahasa Inggris anda akan semakin berpengalaman untuk mampu memutuskan kapan menggunakan in, on, atau at. Cukup selalu mencoba untuk memahami, dan pada akhirnya anda akan bisa.


Kosa kata baru
 
excuse me = permisi
where = dimana
post office = kantor pos
go straight = jalan lurus
next to = di samping
bank = bank
address = alamat
street = jalan
zip code = kode pos
thankyou = terima kasih
where = dimana
refrigerator = lemari es
there = disana
Cupboard = lemari
soda = soda
shelf = rak
work = bekerja
bank = bank
secretary = sekretaris
shop assistant = penjaga toko
local store = toko lokal
yellow = kuning
building = bangunan
clothes store = toko pakaian

Jumat, 07 Oktober 2011

:O~

Setiap kali ku melihatmu
Setiap kali kau tersenyum padaku
Sedikit demisedikit persasaanku padamu tumbuh

Sekarang, setiapku berfikir tentangmu
Setiap kali aku menggambarmu
Hatiku tidak akan berhenti berdetak

Aku tidak bisa menyembunyikan perasaanku lagi
Aku ingin memberikan segalanya

Aku selalu disampingmu, disampingmu
Tidak bisakah aku mencintaimu?
Hatiku ingin melindungimu lebih dari orang lain
Tak bisakah kau menerima hal itu?

Dalam hatimu... dalam hatimu
Apakah tidak bisa menjadi diriku?
Aku ingin menjadi orang yang paling berharga untukmu
Hei... terimalah hatiku

Kumohon mengertilah....
Hei... jawab aku....
Kalau ku tau apa yang kurasakan

Hei... terimalah aku....